Cari Desain Web Untuk Online Store? Perhatikan Poin Ini

home-web-design-main-657x345

Memilih desain untuk online store kamu adalah hal yang cukup menantang. Sebelum memilih warna, jenis font, dan gambar, kamu harus memiliki ide yang jelas seperti apa struktur halaman utama toko online kamu. Tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Informasi apa yang esensial untuk pelangganku?
  • Di mana dan bagaimana aku bisa menaruh informasi tersebut?

Dalam artikel ini, akan dijabarkan beberapa elemen esensial untuk online store apapun. Gunakan dan sesuaikan dengan kebutuhan desain halaman utamamu untuk meningkatkan penjualan dan image brand-mu.

Sebelum dimulai, selalu ingat bahwa: biasanya, urutan informasi tergantung dari seberapa penting dan bagaimana penggunaan informasi tersebut. Untuk mengetahui informasi apa yang dibutuhkan pelangganmu, definisikan bagaimanakah pelanggan idealmu.

1. Kotak Pencarian

Untuk mempermudah pencarian produk, letakkan kotak pencarian di tengah atau pojok kiri atas halaman. Biasanya customer sudah tahu apa yang mereka inginkan sehingga mereka tinggal mengisikannya ke dalam kotak pencarian.

Pada tampilan versi mobile, cobalah untuk memposisikan kotak pencarian sedekat mungkin dengan bagian atas halaman: di bawah logo, atau di dekat ikon menu.

Tambahan: Untuk halaman hasil pencarian, tambahkan tombol add to cart untuk mempermudah belanja.

2. Shopping Cart/Keranjang Belanja

Menambahkan produk ke keranjang belanja dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bahkan adiktif! Gunakan teknik desain yang lebih emosional untuk pengalaman belanja yang dapat dinikmati dan memorable.

Jika memungkinkan, sesuaikan nada suara atau pilihan kata-kata pada tombol-tombol di halaman keranjang belanja dengan nuansa kategori produk, musim, kampanye atau promosi, dan lain-lain.

Gunakan humor pada notifikasi dan status belanja – namun ingat agar jangan sampai menyinggung kustomer. Jika kamu menyelipkan humor ke dalam teks, pastikan desain tombol dan link tetap konsisten sehingga tidak membingungkan customer.

Bonus: Gunakan gamification untuk mendorong customer menambahkan lebih banyak produk ke keranjang belanja. Sebagai contoh, tampilkan berapa lagi jumlah produk yang harus ditambahkan untuk mendapatkan promo gratis ongkos pengiriman.

3. Slider

Idealnya sebuah slider berisi satu slide yang tetap dan memiliki tidak lebih dari tiga slide, Gunakan slider untuk menampilkan promosi musiman, produk terbaru atau yang sedang di-highlight, dan lain-lain.

Customer harus selalu dapat memahami apa yang kamu jual melalui slider. Tampilkan produk dengan latar yang atraktif dan teks, tombol call to action yang menarik.

4. Menu

Banyak pemilik toko mengira bahwa menu adalah hal yang harus dilihat pertama kali oleh customer. Kenyataannya adalah, tidak selalu.

Pada layar yang sempit seperti perangkat mobile, akan lebih baik jika kita menempatkan kotak pencarian di atas dilanjutkan dengan menu model drop-down pada layar yang lebih besar.

5. Opsi Filter

Filter produk biasa diletakkan pada halaman kategori dan produk, namun tidak ada salahnya jika ditampilkan pada halaman utama.

Sediakan beberapa jenis filter seperti berdasarkan ukuran, warna, keperluan penggunaan, dan lain-lain. Sesuaikan filter yang disediakan sesuai dengan kebutuhan pelangganmu.

Secara umum, filter yang baik adalah yang berbentuk drop-down karena lebih menghemat tempat. Pada layar yang lebih besar, filter dapat ditampilkan berjejer di sisi kiri maupun kanan layar.

Bonus: Tampilkan filter pada halaman utama pada layout dengan ukuran layar lebih dari 1280 piksel.

6. Display Produk pada Halaman Utama

Tampilkan beberapa produk yang paling menarik pada halaman utama jika ada alasan untuk melakukannya. Memiliki dua cara masuk ke halaman produk (melalui menu dan halaman utama) tidaklah buruk.

Berikan teks atau label kecil pada tampilan produk untuk memberitahu pelanggan mengapa produk tersebut ada di halaman utama. Contohnya: barang keluaran terbaru, paling laku, diskon, stok terakhir, dan lain-lain.

Bonus: Tampilkan maksimal 10 produk dan gunakan fitur seperti “quick view” agar pelanggan dapat memilih produk dalam beberapa klik saja. Mereka akan menambahkan produk tersebut dalam keranjang belanja tanpa pikir panjang!

7. Kategori Produk

Tampilkan kategori produk dengan ukuran dan huruf yang menarik serta selaras dengan desain website. Jika memungkinkan, gunakan icon yang sesuai agar lebih mudah dipahami dan menarik.

8. Media Sosial

Sebelum footer, letakkan informasi yang menyampaikan kepada pelanggan bahwa toko online kamu dapat dipercaya, seperti testimonial pelanggan, gambar serta celotehan pelanggan kamu di media sosial.

Sebagai contoh, kamu bisa menempatkan section yang menampilkan foto dengan hashtag dari campaign terakhir toko online yang kamu kumpulkan dari media sosial. Pastikan kontennya otentik atau toko onlinemu akan dicap penipu dan mempertaruhkan kredibilitasmu.

Gunakan konten apapun untuk menunjukkan bahwa para pelanggan merasa senang dan puas berbelanja di toko onlinemu!

9. Footer

Pada section ini, tampilkan opsi kontak dan tautan ke media sosial tokomu. Selain itu, pelanggan harus bisa mengakses syarat dan ketentuan tokomu melalui tautan yang ditampilkan di footer.

Kamu juga dapat menambahkan kolom pendaftaran newsletter sehingga pelanggan dapat menerima berita dari toko onlinemu melalui email. Jika memungkinkan, berikan beberapa opsi terkait seberapa sering pelanggan menerima newsletter.

Untuk memanfaatkan space kosong yang ada, tampilkan sistem keamanan atau trusted system yang kamu gunakan. Jika memungkinkan, gunakan logo dengan warna hitam putih sehingga perhatian pelanggan tidak teralihkan dari konten tokomu.

Pelanggan akan membuat kesan pertama terhadap online store-mu hanya dari melihat sekilas desain dan organisasi konten halaman utamamu. Pastikan websitemu terlihat professional dan smart karena itu adalah kesempatan bagus untuk meraih kepercayaan pelanggan dan mengurangi tingkat bounce.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *