5 Cara Memaksimalkan Upaya Tim Untuk Kolaborasi Pemasaran Konten

cara-membuat-Konten-marketing-800x445

Ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan kecil, maka diperlukan inisiatif dan kerjasama semua pihak, tak terkecuali dengan melakukan kolaborasi pemasaran konten. Jika Anda ingin mencapai proses pemasaran konten yang skalabel dan berkesinambungan, melibatkan tim Anda dengan baik dan saling berkolaborasi adalah hal yang sangat penting. Dalam artikel ini, kami telah menuliskan beberapa strategi sukses yang dapat digunakan untuk membangun proses kolaboratif dan menuai berbagai keuntungan dari pemasaran konten

  1. Pastikan Tim Anda Mengerti Tentang Tujuannya

Sebelum mendorong tim Anda untuk terjebak dalam membuat konten untuk blog, sangat penting untuk menjelaskan tujuan dibalik usaha dan waktu yang diinvestasikan. Sejajarkan seluruh tim dengan alasan mengapa kolaborasi pemasaran konten sangat penting. Ini membuat Anda semakin mudah untuk menyatukan tujuan dan menentukan apa yang ingin Anda capai sejak hari pertama. Anda dapat menginvestasikan beberapa jam setiap minggunya untuk memberi tim Anda kesempatan dalam mengajukan pertanyaan, melihat contoh, dan mengenal beberapa tools yang Anda gunakan untuk membantu membuat konten. Ini mungkin tampak sederhana, tapi dengan begitu Anda bisa mendapatkan arus postingan blog yang berkualitas.

  1. Pastikan Semua Orang Mengerti Tentang Apa Yang Ingin Anda Capai

Berbagi target yang ingin dicapai dengan anggota tim lainnya adalah cara yang bagus untuk memotivasi orang lain agar berkontribusi. Mampu menunjukkan kemajuan yang Anda buat dalam kolaborasi pemasaran konten akan membantu anggota tim lainnya untuk melihat bahwa usaha ekstra mereka membuahkan hasil bagi Anda. Beberapa metrik yang dapat dibagikan secara bulanan seperti:

  • Berapa banyak traffic organik yang dimiliki ke situs web via blog
  • Traffic sosial ke situs web
  • Metrik keterlibatan utama seperti peningkatan tampilan halaman di blog atau tingkat bouncing yang lebih rendah
  1. Membagikan Proses Kreatif

Berbicara kepada tim penjualan yang menemui pelanggan secara langsung setiap harinya akan membantu memberi perspektif baru mengenai tantangan yang dihadapi dan meningkatkan proses kreatif dalam pekerjaan. Membuat orang berbicara, memberi ide, dan mengemukakan gagasan untuk keahlian mereka adalah cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapatkan ide unik dan berkualitas. Dalam hal ini, komunikasi sangat penting untuk membuat segalanya lebih mudah dan memberi yang terbaik untuk pelanggan.

  1. Cara Mempermudah Tim Untuk Memulainya

Jika Anda membuat konten secara teratur, Anda tentu menemukan banyak tools praktis dan situs web yang membantu memperlancar berbagai hal. Berbagi daftar tools yang bisa digunakan saat merasa terjebak adalah cara terbaik untuk mempermudah pekerjaan tim. Terutama jika mereka baru saja memulai dan tidak pernah menulis postingan di blog. Berikut beberapa tools yang dapat dibagikan dalam tim:

  • Glasshat SEO: Menghasilkan daftar gagasan posting blog untuk situs web Anda (dengan petunjuk langkah demi langkah dan mencari kata kunci untuk target yang tepat).
  • Blog post little generator: Masukkan satu kata dan temukan judul posting blog. Ini adalah tempat yang tepat untuk memulai jika Anda terjebak dan ingin mendapat gagasan.
  • Canva: Software desain grafis yang menakjubkan dan gratis.
  • Aplikasi Hemmingway: Editor online hebat yang memberi tahu kalimat mana yang terlalu panjang dan rumit.
  1. Mengotomatisasikan Apa Yang Anda Bisa

Ada beberapa hacks sederhana yang benar-benar dapat membantu hidup Anda lebih mudah. Favorit kami adalah menggunakan Zapier.com atau Ifttt.com untuk menghubungkan dua layanan online bersama-sama. Sebagai contoh, kami membuat Zap di Zapier sehingga setiap kali kami mengupload postingan blog baru, memungkinkan LinkedIn mengetahuinya dan memposting di profil kami juga. Ini berarti, Anda dapat dengan cepat mendistribusikan konten di berbagai jejaring sosial media perusahaan.

Tips Marketing Sosial Media Tahun 2017

Top-Social-Media-Marketing-Trends-For-2017.png

Secara umum, pemasaran atau marketing di sosial media semakin berkembang. Selain berkembang, pemasaran sosial media juga selalu berubah-ubah sepanjang waktu. Agar tetap mengikuti perkembangan pemasaran, Anda perlu untuk tetap up to date dengan strategi dan trik terbaru. Berikut adalah beberapa tips marketing di sosial media tahun 2017 yang perlu Anda ketahui.

  1. Live Video

Selama beberapa bulan terakhir, kita semua telah melihat live video tersedia di Facebook. Berbagai bisnis sebaiknya menggunakan teknologi ini dengan lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2016, 14% dari pemasar mencoba live video dalam pemasaran mereka. Ini tampaknya akan meningkat menjadi 43% pada tahun 2017. Adanya live video yang tersedia di Periscope, Facebook, Instagram, dan Snapchat, mengharuskan Anda untuk menargetkan video yang dibuat. Pikirkan platform mana yang sering digunakan target audiens Anda dan fokus menggunakan live video di sana. Dengarkan umpan balik yang diberikan dan tanyakan apa yang ingin orang lain lihat dari video Anda. Pantau statistik situs Anda untuk melihat apa yang paling bekerja.

  1. Penjadwalan

Beberapa pemasar saat ini menggunakan aplikasi penjadwalan di sosial media. Aplikasi seperti Tailwind akan memudahkan Anda untuk terlihat seperti pengguna yang aktif. Para pemasar menggunakan aplikasi ini untuk mengatur sosial media mereka. Anda juga dapat menggunakannya untuk berbagai platform.

  1. Konten Yang Menghilang Dalam 24 Jam

Snapchat pertama kali memperkenalkan fitur untuk berbagi konten yang dapat menghilang dalam beberapa jam. Menjelang akhir 2016, Instagram juga memperkenalkan fitur serupa yang memungkinkan pengguna berbagi konten yang dapat menghilang dalam waktu 24 jam. Anda bisa menggunakan fitur ini untuk strategi pemasaran di sosial media. Gunakan video singkat atau gambar untuk menunjukkan kepribadian bisnis Anda. Hal ini cukup sederhana namun mampu meningkatkan loyalitas dan kepercayaan audiens.

  1. Personalisasi

Personalisasi pemasaran memungkinkan Anda untuk memasarkan bisnis ke pengguna tertentu, bukan mengadakan kampanye secara luas untuk semua orang. Personalisasi pemasaran menggunakan likes, komentar, dan keterlibatan dari audiens Anda untuk menunjukkan kepada mereka apa yang ingin mereka lihat. Jadi, tetap up to date dengan perkembangan dan tren yang terjadi saat ini. Dengan begitu, Anda bisa meningkatkan pemasaran yang sesuai dengan keinginan audiens Anda.

  1. Penjualan

Platform sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Pinterest menawarkan pengguna mereka kesempatan untuk membeli langsung dari iklan di situs web dan aplikasi mereka. Snapchat juga bereksperimen dengan teknologi ini. Manfaatkan sosial media untuk menjual secara langsung dan menyederhanakan proses pembelian bagi pelanggan. Hal ini dapat meningkatkan penjualan secara besar-besaran selama periode waktu yang singkat. Banyak pengguna dari sosial media melakukan pembelian karena adanya dorongan dari iklan bisnis tersebut. Jadi, menyajikan konten dengan gambar atau video yang eye catching bagi pengguna dapat menghasilkan banyak perubahan.